EKSPERIMEN PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM-BASED LEARNING TERHADAP SIKAP RELIGIUS SISWA MTS NW ANJANI
DOI:
https://doi.org/10.51806/xhcsrm20Keywords:
Problem-Based Learning, Sikap ReligiusAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Problem-Based Learning (PBL) terhadap sikap religius siswa di MTs NW Anjani tahun ajaran 2021/2022. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah rendahnya pemahaman dan penerapan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari akibat metode pembelajaran konvensional yang masih bersifat teacher-centered. Untuk mengatasi masalah tersebut, diterapkan model PBL yang menekankan pemecahan masalah melalui diskusi dan keterlibatan aktif siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain quasi-experimental yang melibatkan dua kelompok: kelompok eksperimen yang diajar menggunakan PBL dan kelompok kontrol yang diajar dengan metode konvensional. Instrumen penelitian berupa angket sikap religius, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan uji-t untuk mengetahui perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan dalam sikap religius siswa pada kelompok eksperimen dibandingkan dengan kelompok kontrol (p < 0,05). Siswa yang belajar menggunakan model PBL lebih mampu memahami, merefleksikan, dan menerapkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, model PBL dapat dijadikan alternatif dalam meningkatkan sikap religius siswa di lingkungan sekolah berbasis Islam.
