STRATEGI GURU DALAM PEMBELAJARAN AGAMA ISLAM BAGI ANAK TUNAGRAHITA DI SEKOLAH LUAR BIASA (SLB) NEGERI 2 LOMBOK TIMUR

Authors

  • Ahmad Sakrani Sakrani Insitut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur Author
  • Muh. Alawi Harun Insitut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur Author
  • Siti Nadia Insitut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur Author

DOI:

https://doi.org/10.51806/1qzrjb80

Keywords:

Strategi Pembelajaran, Pendidikan Agama Islam, Anak Tunagrahita

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi yang diterapkan oleh guru dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) bagi anak tunagrahita di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 2 Lombok Timur. Anak tunagrahita memiliki keterbatasan intelektual yang berdampak pada kemampuan kognitif dan sosial mereka, sehingga diperlukan pendekatan pembelajaran yang khusus dan adaptif. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah bagaimana guru merancang dan menerapkan strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan pemahaman keagamaan anak tunagrahita. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan berbagai strategi, seperti metode multisensori, pembelajaran berbasis praktik, serta pendekatan individual sesuai dengan tingkat kemampuan siswa. Selain itu, dukungan lingkungan sekolah dan keterlibatan keluarga juga berperan penting dalam keberhasilan pembelajaran PAI. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa strategi pembelajaran yang tepat dapat membantu anak tunagrahita memahami konsep-konsep agama secara lebih efektif. Oleh karena itu, diperlukan pelatihan lebih lanjut bagi guru serta pengembangan kurikulum yang lebih inklusif untuk meningkatkan kualitas pendidikan agama bagi anak berkebutuhan khusus

Downloads

Published

30-12-2022

How to Cite

STRATEGI GURU DALAM PEMBELAJARAN AGAMA ISLAM BAGI ANAK TUNAGRAHITA DI SEKOLAH LUAR BIASA (SLB) NEGERI 2 LOMBOK TIMUR. (2022). Al-Hikmah : Jurnal Studi Islam, 2(4), 21-30. https://doi.org/10.51806/1qzrjb80