PENGARUH PEMBELAJARAN KOLABORATIF TERHADAP KETERAMPILAN SOSIAL DALAM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM KELAS VIII SMPN 2 PRAYA TIMUR SANGKERANG

Authors

  • Moh. Nasir Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur Author
  • ABD Aziz Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur Author
  • Wardiwan Jaya Putra Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur Author

DOI:

https://doi.org/10.51806/kbgpqb20

Keywords:

Pembelajaran Kolaboratif, Keterampilan Sosial

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembelajaran kolaboratif terhadap keterampilan sosial siswa dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di kelas VIII SMPN 2 Praya Timur Sangkerang. Keterampilan sosial merupakan aspek penting dalam pembelajaran PAI karena berperan dalam membentuk karakter dan moral peserta didik. Namun, masih ditemukan rendahnya interaksi sosial siswa dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, pembelajaran kolaboratif diterapkan sebagai metode yang dapat meningkatkan komunikasi, kerja sama, dan sikap toleransi siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi-experiment). Sampel penelitian terdiri dari dua kelas: satu kelas eksperimen yang menerapkan pembelajaran kolaboratif dan satu kelas kontrol dengan metode konvensional. Data dikumpulkan melalui observasi, angket, dan wawancara, kemudian dianalisis menggunakan uji-t untuk melihat perbedaan keterampilan sosial sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran kolaboratif secara signifikan meningkatkan keterampilan sosial siswa dibandingkan dengan metode konvensional. Peningkatan terlihat pada aspek komunikasi, kerja sama, dan empati. Dengan demikian, pembelajaran kolaboratif direkomendasikan sebagai strategi efektif dalam meningkatkan keterampilan sosial siswa dalam pembelajaran PAI

Downloads

Published

30-03-2022

How to Cite

PENGARUH PEMBELAJARAN KOLABORATIF TERHADAP KETERAMPILAN SOSIAL DALAM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM KELAS VIII SMPN 2 PRAYA TIMUR SANGKERANG. (2022). Al-Hikmah : Jurnal Studi Islam, 2(1), 16-25. https://doi.org/10.51806/kbgpqb20