UPAYA KEPALA SEKOLAH DALAM MENCIPTAKAN BUDAYA RELIGIUS DI SMPN 6 SIKUR KABUPATEN LOMBOK TIMUR
DOI:
https://doi.org/10.51806/aht5tf39Keywords:
Kepala Sekolah, Budaya Religius, Pendidikan KarakterAbstract
Budaya religius di sekolah memiliki peran penting dalam membentuk karakter siswa yang berakhlak mulia dan berlandaskan nilai-nilai keagamaan. Kepala sekolah sebagai pemimpin pendidikan memiliki tanggung jawab dalam menciptakan lingkungan yang kondusif untuk pembentukan budaya religius di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya kepala sekolah dalam menciptakan budaya religius di SMPN 6 Sikur, Lombok Timur, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam implementasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, di mana data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi terhadap kepala sekolah, guru, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah menerapkan berbagai strategi, seperti pembiasaan ibadah harian, program keagamaan rutin, penguatan nilai-nilai keagamaan dalam kegiatan belajar mengajar, serta kerja sama dengan guru, orang tua, dan masyarakat dalam membangun lingkungan sekolah yang religius. Faktor pendukung dalam implementasi budaya religius meliputi dukungan penuh dari warga sekolah, lingkungan masyarakat yang religius, serta adanya kebijakan sekolah yang mendukung kegiatan keagamaan. Namun, terdapat beberapa hambatan seperti keterbatasan sarana dan prasarana serta tingkat pemahaman keagamaan yang beragam di kalangan siswa. Dengan adanya upaya yang sistematis dan dukungan dari berbagai pihak, budaya religius di SMPN 6 Sikur dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi karakter serta moral peserta didik. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kebijakan dan inovasi program keagamaan yang lebih berkelanjutan agar budaya religius dapat terinternalisasi secara menyeluruh di lingkungan sekolah
