Pelatihan Pembelajaran Aktif untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Fiqih di MTs Al-Ikhlas NW Sengkol
Keywords:
Pembelajaran Aktif, Motivasi BelajarAbstract
Pembelajaran Fiqih di MTs Al-Ikhlas NW Sengkol masih banyak menggunakan metode ceramah satu arah yang menyebabkan rendahnya motivasi dan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan penerapan pembelajaran aktif sebagai pendekatan alternatif untuk meningkatkan minat dan pemahaman siswa terhadap materi Fiqih. Program ini bertujuan untuk melatih guru dalam menerapkan strategi pembelajaran aktif serta mengukur dampaknya terhadap motivasi dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Kegiatan ini dilakukan dalam tiga tahap utama, yaitu pelatihan teori, workshop penyusunan perangkat pembelajaran berbasis aktivitas, serta pendampingan di kelas. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test bagi guru, serta observasi kelas dan angket skala Likert untuk mengukur motivasi dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan dalam pemahaman guru terhadap pembelajaran aktif, yang dibuktikan dengan kenaikan nilai post-test dari 60 menjadi 85. Selain itu, observasi kelas menunjukkan bahwa siswa lebih antusias, aktif berdiskusi, serta lebih memahami materi Fiqih dibandingkan dengan metode pembelajaran sebelumnya. Sebanyak 80% siswa menyatakan lebih termotivasi dalam belajar setelah metode pembelajaran aktif diterapkan. Namun, terdapat beberapa tantangan dalam implementasi, seperti pengelolaan waktu dalam diskusi kelompok serta adaptasi siswa terhadap metode baru. Meskipun demikian, hasil penelitian ini membuktikan bahwa pembelajaran aktif mampu menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan meningkatkan kualitas pembelajaran Fiqih di madrasah. Dengan pendekatan yang lebih inovatif ini, diharapkan siswa tidak hanya memahami konsep secara teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.