Pengaruh Pembelajaran Kolaboratif Terhadap Keterampilan Sosial Dalam Pendidikan Agama Islam Kelas Viii Smpn 2 Praya Timur Sengkerang
DOI:
https://doi.org/10.51806/x9zy5s55Keywords:
Pembelajaran Kolaboratif, Keterampilan Sosial, Pendidikan Agama Islam, SMPAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembelajaran kolaboratif terhadap keterampilan sosial siswa dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di kelas VIII SMPN 2 Praya Timur Sengkerang. Masalah utama yang dikaji adalah rendahnya keterampilan sosial siswa dalam pembelajaran PAI, yang dapat berdampak pada interaksi sosial dan efektivitas pembelajaran. Untuk mengatasi permasalahan ini, metode penelitian yang digunakan adalah kuasi-eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menerapkan pembelajaran kolaboratif dan kelas kontrol dengan metode konvensional. Data dikumpulkan melalui observasi, angket, dan tes keterampilan sosial, kemudian dianalisis menggunakan uji statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran kolaboratif secara signifikan meningkatkan keterampilan sosial siswa dibandingkan dengan metode konvensional. Siswa yang belajar dalam lingkungan kolaboratif lebih aktif berinteraksi, menunjukkan empati, serta memiliki keterampilan komunikasi yang lebih baik. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa penerapan pembelajaran kolaboratif dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan keterampilan sosial siswa dalam pembelajaran PAI
